Home » Harga Emas Bisa Menembus US$1.700

Harga Emas Bisa Menembus US$1.700

Harga emas dunia berpeluang menembus level US$1.700 per troy ounce pada akhir tahun di tengah bayang-bayang melambungnya inflasi akibat kenaikan harga komoditas secara umum.

Nico Omer Joncheere, Vice President Research & Analyst PT Valbury Asia Futures, mengatakan emas merupakan instrumen investasi lindung aset di tengah ketidakpastian ekonomi.

“Ada banyak alasan yang membuat harga emas dunia bisa terus melambung. Kenaikan harga komoditas secara umum dan potensi kekacauan ekonomi di negara barat sudah tampak di depan mata,” katanya di Bandung, Rabu malam.

Nico mengatakan diversifikasi investasi dari saham ke emas sebenarnya sudah terjadi sejak 2008 saat terjadi krisis finansial global. Tren perpindahan portofolio investasi itu kemungkinan akan terus berlanjut melihat gejolak harga komoditas dan potensi berkepanjangannya konflik di Timur Tengah. “Ini baru awal saja. Perpindahan investasi besar-besaran ke emas pasti akan terjadi,” ujarnya.

Selain itu, katanya, Bank sentral Amerika Serikat mencetak uang secara besar-besaran sebenarnya mengindikasikan adanya gejolak ekonomi di negara Paman Sam itu.

The Federal Reserve, lanjutnya, memutuskan mencetak uang baru dengan alasan inflasi dan angka pengangguran yang terlalu tinggi. Dia memperkirakan kebijakan bank sentral AS mencetak uang baru masih akan berlanjut.

“Ada indikasi AS mencetak uang untuk menutupi utangnya. Apabila ini terus terjadi, bukan tidak mungkin memicu terjadinya financial armagedon,” ujarnya.

Dia mengatakan ada tiga tahapan dalam investasi. Pertama ialah semakin banyaknya investor pintar yang mengalokasikan dananya pada instrumen investasi. Fase kedua, ialah pemodal mulai menyadari emas merupakan aset menjanjikan, dan ketiga ialah booming investasi emas, baik dalam bentuk kontrak gulir ataupun fisik.

“Sekarang sudah akhir fase kedua dan menuju fase ketiga. Saya menduga fase tiga ini akan berlangsung dalam 2-3 tahun ke depan,” katanya.

Nico mengatakan apabila gejolak ekonomi berlangsung lama berpotensi membuat harga emas dunia terus merangkak naik.

“Bahkan, apabila booming emas berlangsung lama, ada indikasi harga komoditas itu bisa menembus level US$5.000 per troy ounce ke depannya,” katanya.

Dia menyarankan pemodal idealnya memiliki minimal 10% dari total investasinya pada instrumen emas.

Sumber: Bisnis Indonesia

3 Responses to “Harga Emas Bisa Menembus US$1.700”

  1. Jonsi Ros says:

    goLd is GOD’s Money;)

      

    • R. Nazar says:

      Did you hear about “the Sin of the Golden Calf” No? Exodus 32:4

        

      • Harry says:

        gold is just instrument for survival bro’ noting to do with worshipping calf/bull .. it is bricks that has value for your future needs

          

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>