<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Semua Saudara</title>
	<atom:link href="http://www.semuasaudara.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.semuasaudara.com</link>
	<description>Kaya Bersama Membangun Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Mar 2012 18:56:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Inspirasi: Untuk yg Sedang Galau Menghadapi Kebangkrutan</title>
		<link>http://www.semuasaudara.com/inspirasi-untuk-yg-sedang-galau-menghadapi-kebangkrutan/</link>
		<comments>http://www.semuasaudara.com/inspirasi-untuk-yg-sedang-galau-menghadapi-kebangkrutan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Mar 2012 18:16:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Akal]]></category>
		<category><![CDATA[Allah Swt]]></category>
		<category><![CDATA[Apa Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkrut]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Mertua]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Macam Macam]]></category>
		<category><![CDATA[Masih Ada]]></category>
		<category><![CDATA[Mohon]]></category>
		<category><![CDATA[Perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanyaan]]></category>
		<category><![CDATA[Phk]]></category>
		<category><![CDATA[Rugi]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Serba]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sulit]]></category>
		<category><![CDATA[Susah]]></category>
		<category><![CDATA[Tenang]]></category>
		<category><![CDATA[Terang]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak Akan]]></category>
		<category><![CDATA[Titik Nadir]]></category>
		<category><![CDATA[Yakin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.semuasaudara.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari seseorang bertanya pada saya, &#8220;Pak, harus mulai dari mana nih. Saya sedang susah dan bangkrut, seperti berada di titik nadir&#8221; Saudaraku, Setiap orang pasti mengalami yang namanya &#8216;jatuh&#8217;. Berada dalam keadaan yang serba salah. Banyak penyebabnya. PHK, rugi dalam bisnis, ditipu orang, kecelakaan, sakit, dan lain sebagainya hingga terlilit hutang yang cukup sulit secara akal untuk dilunasi. Sayapun<br /><span class="read_more"><a href="http://www.semuasaudara.com/inspirasi-untuk-yg-sedang-galau-menghadapi-kebangkrutan/">Read more...</a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Suatu hari seseorang bertanya pada saya, &#8220;Pak, harus mulai dari mana nih. Saya sedang susah dan bangkrut, seperti berada di titik nadir&#8221;</strong></p></blockquote>
<p>Saudaraku,</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 291px"><a href="http://myghisite.com/"><img title="Pandanglah ke luar...Dunia ini terang dan indah!" src="https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/407353_10150598121538752_323901813751_9199805_611671905_n.jpg" alt="Pandanglah ke luar...Dunia ini terang dan indah!" width="281" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Pandanglah ke luar...Dunia ini terang dan indah!</p></div>
<p>Setiap orang pasti mengalami yang namanya &#8216;jatuh&#8217;. Berada dalam keadaan yang serba salah. Banyak penyebabnya. PHK, rugi dalam bisnis, ditipu orang, kecelakaan, sakit, dan lain sebagainya hingga terlilit hutang yang cukup sulit secara akal untuk dilunasi. Sayapun pernah mengalami hal serupa. Sehingga, saya sangat bisa memahami perasaan orang yang bertanya itu, sangat merasakan sampai hati yang terdalam saya. Terus terang saya merinding sebenarnya ketika harus menjawab pertanyaan seperti itu.</p>
<p>Dalam keadaan sulit itu, satu hal yang terpenting, yaitu merasa YAKIN bahwa dari semua yang hilang (harta-kedudukan-popularitas-teman) pasti masih ada yang DISISAKAN oleh ALLAH SWT sebagai <a href="http://www.semuasaudara.com/jadi-entrepreneur-bukan-karena-bakat-dan-keturunan/">senjata pamungkas agar kita bisa bangkit lagi.</a> Sesuatu yang tersisa tersebut bisa dalam bentuk apa saja. Bisa simpanan uang, sahabat, atau bahkan ilmu yang selama ini kita kuasai. Apa saja&#8230;ya, potensi itu bisa dalam bentuk apa saja.</p>
<p><strong>Apa yang harus dilakukan?</strong></p>
<p>Yang harus dilakukan pertama kali adalah: <strong>Tenangkan diri</strong>.</p>
<p>Ini sebenarnya sederhana sekali. Menenangkan diri itu sangat penting, karena hanya dengan pikiran yang tenang kita dapat menghasilkan karya dan solusi yang hebat. Jika diri belum tenang, hati masih diliputi kegalauan yang amat sangat, alamat apapun yang kita perbuat dan kerjakan akan menjadi salah melulu, dan tidak akan sampai pada solusi yang kita inginkan, bahkan akan menambah masalah saja.</p>
<p>Bagaimana caranya menenangkan diri? Wah ini macam-macam. Kalau saya, saat berada di titik nadir kehidupan, saya akan mengadu pada ALLAH, setelah itu saya akan datangi orang tua saya, ayah, ibu, mertua. Kepada ALLAH saya bersimpuh mohon ampun dan berusaha mendekatkan diri sedekat-dekatnya. Kepada orang tua dan juga mertua, saya mohon maafnya, mohon restunya, dan bersimpuh dikakinya. Semua itu sangat membantu dalam proses penenangan diri itu. Dan cara ini terbukti &#8220;it works!&#8221;.</p>
<p>Yang berikutnya adalah: <strong>Jangan menyendiri.</strong></p>
<p>Artinya, dalam keadaan sesulit apapun, usahakan tidak banyak menyendiri meratapi nasib. Tetaplah bergaul dan bersilaturahmi. Hubungi kembali sahabat-sahabat lama, saudara-saudara dekat dan saudara jauh. Mengapa? Karena dengan menyendiri, kita akan merasa bahwa dunia ini begitu sempit. Seakan semua beban kesulitan dunia ini ada di pundak kita sendiri.</p>
<p>Yang saya lakukan saat saya terjatuh, saya bersilaturahim ke lebih banyak orang dibanding biasanya. Saya telepon satu persatu kerabat-kerabat dan teman-teman saya. Saya buat janji bertemu dengan mereka. Dan satu hal terpenting: SAYA TIDAK BERKELUH KESAH ketika bertemu dengan mereka. Benar! Saya hanya benar-benar <a href="http://kampungwirausaha.com/panduan-wirausaha-berani-berpikir-keluar-dari-cara-pikir-umum.html" target="_blank">menjalin silaturahim</a>, dan berbincang seperti biasa sambil sesekali minta saran siapa tau saja ada sesuatu yang bisa dijadikan bisnis. <strong><span style="color: #ff0000;">Penting: Jangan berkeluh-kesah, apalagi minta bantuan uang. </span></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain kita bersilaturahim pada orang-orang yang sudah kita kenal, sebaiknya juga, kita berusaha mencari lebih banyak kontak baru, kenalan baru, guru-guru baru. Lebarkan koneksi semampu kita, kalaupun hari ini belum terasa manfaatnya, pasti suatu hari akan berguna&#8230;</p>
<p>Saudaraku,</p>
<p>Setelah ke ALLAH dan Orang tua, mengapa silaturahim itu penting? Ya, sangat penting. Karena kita tidak mengetahui dari jalan yang mana ALLAH akan mengangkat kita kembali. Bisa jadi ide akan muncul saat berjalan-jalan. Saat bertemu seseorang dan lain sebagainya. Atau siapa tahu salah seorang kerabat yang kita temui adalah solusi. Misalnya, ternyata selama ini dia mencari kita karena ada yang dia butuhkan dari keahlian kita. Nah kan jadi klop. Atau, bisa saja sumber bisnis baru kita dapatkan setelah kita ngobrol-ngobrol berbagi ide, atau bahkan lebih dari itu. Who Knows??</p>
<p><strong>Last but not least&#8230;.</strong></p>
<p>Sebagai seorang yang berjiwa pejuang, <a href="http://www.semuasaudara.com/bertindaklah-seolah-kita-yakin-tak-mungkin-gagal/">pasti tidak ada kata gagal</a> sebelum kita memutuskan untuk gagal. Gagal bukan karena kita tidak berhasil dalam suatu hal, tapi gagal adalah karena kita memutuskan untuk gagal dan berhenti mencoba karena berputus asa.</p>
<p>Sesulit apapun keadaan, cobalah selalu bersyukur pada apa yang sudah dicapai, dan diperoleh. Dan seperti petuah ustadz Yusuf Mansyur, justru dalam keadaan sulit, kita harus mampu mengalahkan ketakutan dan kekikiran yang ada pada diri kita. Banyakin sedekah&#8230;.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ahmadi</p>
<p>Kaliwungu, Maret 2012</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.semuasaudara.com/inspirasi-untuk-yg-sedang-galau-menghadapi-kebangkrutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Emas sebagai Asuransi Pendidikan</title>
		<link>http://www.semuasaudara.com/menggunakan-emas-sebagai-asuransi-pendidikan/</link>
		<comments>http://www.semuasaudara.com/menggunakan-emas-sebagai-asuransi-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 13:56:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[EMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FOKUS]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Rachmat]]></category>
		<category><![CDATA[Domba]]></category>
		<category><![CDATA[Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[Iya]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran Universitas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lbh]]></category>
		<category><![CDATA[logam-mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Lulus]]></category>
		<category><![CDATA[Maaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai]]></category>
		<category><![CDATA[Qurban]]></category>
		<category><![CDATA[Rully]]></category>
		<category><![CDATA[Shg]]></category>
		<category><![CDATA[Siap]]></category>
		<category><![CDATA[Tabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[Untung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.semuasaudara.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Menggunakan Emas sebagai Asuransi Pendidikan&#8230; Sebuah tulisan menarik dari sahabat saya pak Budi Rachmat&#8230;. Ada percakapan menarik antara seorang mentor entrepreneur Bapak Budi Rachmat dengan seseorang. Dalampercakapan itu diungkap betapa emas dapat digunakan untuk mengukur nilai pada masa depan. Bahasa gaulnya, sebagai asuransi. Dalam kasus ini asuransi pendidikan. Saya sangat menganjurkan cara ini, jauh dari kegiatan spekulasi. Tanya (T): Pak<br /><span class="read_more"><a href="http://www.semuasaudara.com/menggunakan-emas-sebagai-asuransi-pendidikan/">Read more...</a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menggunakan Emas sebagai Asuransi Pendidikan&#8230;</strong></p>
<p>Sebuah tulisan menarik dari sahabat saya pak<a title="Budi Rachmat. WSaK" href="http://www.facebook.com/BudiRachmat.WSaK" target="_blank"> Budi Rachmat</a>&#8230;.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 372px"><a href="http://kampungwirausaha.com/"><img class=" " title="Budi Rachmat, WSaK, seorang entrepreneur ulung...." src="https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/46348_442287797855_605727855_5118171_1351400_n.jpg" alt="Budi Rachmat, WSaK, seorang entrepreneur ulung...." width="362" height="272" /></a><p class="wp-caption-text">Budi Rachmat, WSaK, seorang entrepreneur ulung....</p></div>
<p>Ada percakapan menarik antara seorang mentor entrepreneur Bapak Budi Rachmat dengan seseorang. Dalampercakapan itu diungkap betapa emas dapat digunakan untuk mengukur nilai pada masa depan. Bahasa gaulnya, sebagai asuransi. Dalam kasus ini asuransi pendidikan. Saya sangat menganjurkan cara ini, jauh dari kegiatan spekulasi.</p>
<p>Tanya (T): Pak budi maaf boleh tanya,</p>
<p>Jawab (J): Siap&#8230;</p>
<p>T: Pak budi baikk sekali yl</p>
<p>T: Bgini pak, tab. Berjangka dg emas lbh untung mana y pak,</p>
<p>T: Tujny utk biaya pendidikan,</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>J: Berjangka = ..? Asuransi, tabungan..?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>T: Tab. Rencana xxx pak, tab + asuransi jiwa sepertinya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>J: Ow, OK&#8230;</p>
<p>J: Ini yg saya pelajari dari pak Rully Kustandar si KebunEmas&#8230;</p>
<p>J: Bahwa Emas mengikuti nilai inflasi&#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>T: Iya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>J: Jadi tuk pendidikan, lebih baik di Emas&#8230;</p>
<p>J: <strong>Aplikasinya, sbb:&#8230;</strong></p>
<p>J:<strong> Misalnya, kamu mau menyekolahkan anak di kedokteran Universitas Indonesia&#8230;</strong></p>
<p>J: <strong>Biaya untuk masuk ke sana SEKARANG adalah 150jt&#8230;.</strong></p>
<p>J:<strong> Maka belilah Emas senilai 150jt&#8230;.</strong></p>
<p>J: <strong>Nanti ketika anak kamu mau masuk ke sana (bisa 5, 7 atau 10 tahun lagi)&#8230; Jual Emas itu. Nilai-nya sama atau bahkan lebih besar daripada biaya masuk kedokteran UI nanti (5, 7 atau 10 tahun lagi).</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>T: Wahh lengkap skaliy. Iyaa, tks pak budi. Sy setuju skaliy.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>J: Klo anda muslim, maka inilah yg disebut oleh Nabi Muhammad bahwa nilai domba Qurban = 1 Dinar&#8230;. Tahun berapapun&#8230; Dan itu terbukti, sampai sekarang&#8230;.</p>
<p>J: <strong>Klo anda sekarang tidak ada 150jt&#8230; Tetap beli senilai itu (gram-nya), tapi menggunakan KLM (Kredit Logam Mulia = dicicil)&#8230;</strong></p>
<p>J: <strong>Panjang cicilannya bisa disesuaikan dgn saat anak akan lulus sma, masuk UI&#8230;</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>T: Apalagi jk emasnya punya nilai lebih bs digadaikan, shg emasny sendiri tdk hilang. Benar ya pak.</p>
<p>J: Benar&#8230;</p>
<p>T: Tks. Pak budi. Iya sy muslim. Sy doakan smoga pak budi diberikan rejeki yg melimpah dan ilmu yg bermanfaat. Tks skali  ilmunya yg luar biasa pak. <img src='http://www.semuasaudara.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>J: Klo anda nabung, asuransi pendidikan sebesar 150jt sekarang&#8230;. Maka nilai 150jt nanti 5, 7 atau 10 tahun lagi, tidak ada artinya&#8230;</p>
<p>T: (y) Betul Pak&#8230;</p>
<p>J: Klo anda pernah baca tulisan saya bahwa menyimpang uang, maka nilainya akan berkurang setiap tahun -+ 1,4%&#8230; Jumlah bertambah, tapi nilai turun (karena inflasi)&#8230;.</p>
<p>T: Iya pak. Sungguh informasi yg bermanfaat. Tks pak.</p>
<p>J: Sama2&#8230; Itu cerita pak Rully dan saya sependapat dgn beliau&#8230;</p>
<p>J: Semoga bermanfaat&#8230;.</p>
<p>T: Alhamdulillah bermanfaat, smoga kebaikanny kembali kpd pak Budi dan keluarga, amin. Senang skali dg percakapan ini pak, skali lg tks pak Budi. <img src='http://www.semuasaudara.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>J: Amin&#8230;.</p>
<p>======<br />
Semoga bermanfaat , dan menjadi kebiasaan untuk kita menukar nilai uang kertas yang sama-sekali tidak syar&#8217;i itu dengan mindset emas seperti yang dilakukan Rasulullah dan sahabat dijamannya dengan konsep dinar dirham.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.semuasaudara.com/menggunakan-emas-sebagai-asuransi-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JADI ENTREPRENEUR: BUKAN KARENA BAKAT DAN KETURUNAN</title>
		<link>http://www.semuasaudara.com/jadi-entrepreneur-bukan-karena-bakat-dan-keturunan/</link>
		<comments>http://www.semuasaudara.com/jadi-entrepreneur-bukan-karena-bakat-dan-keturunan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 08:33:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Asrama]]></category>
		<category><![CDATA[Bakat]]></category>
		<category><![CDATA[Habis]]></category>
		<category><![CDATA[Hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jualan]]></category>
		<category><![CDATA[Jujur]]></category>
		<category><![CDATA[Kuli]]></category>
		<category><![CDATA[Lho]]></category>
		<category><![CDATA[Maaf]]></category>
		<category><![CDATA[Martabak]]></category>
		<category><![CDATA[Mbok]]></category>
		<category><![CDATA[Niat]]></category>
		<category><![CDATA[Nopo]]></category>
		<category><![CDATA[Panti Asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Pulanglah]]></category>
		<category><![CDATA[Sawah]]></category>
		<category><![CDATA[Saya]]></category>
		<category><![CDATA[Senang]]></category>
		<category><![CDATA[Serba]]></category>
		<category><![CDATA[Tenang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.semuasaudara.com/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Silahkan menyimak kisah seorang pengusaha muda berikut ini, semoga bisa memberi inspirasi. ==== Dulu awalnya saya juga bekerja di perusahaan, bahkan juga jadi office boy di bank dan sempat kuli pasar juga di Cibitung. Modal uang juga cekak, cukup buat makan doank. Tapi selama ada niat yang lebih baik &#8216;Pasti Bisa&#8217; !!! Dulu saya seperti teman-teman, penginnya kerja, kerja dan<br /><span class="read_more"><a href="http://www.semuasaudara.com/jadi-entrepreneur-bukan-karena-bakat-dan-keturunan/">Read more...</a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Silahkan menyimak kisah seorang pengusaha muda berikut ini, semoga bisa memberi inspirasi.</strong><br />
====<br />
Dulu awalnya saya juga bekerja di perusahaan, bahkan juga jadi <em><a title="Mas Mono, dari Office boy jadi Milyarder" href="http://www.semuasaudara.com/pramono-dari-office-boy-jadi-milyader/">office boy</a></em> di bank dan sempat kuli pasar juga di Cibitung. Modal uang juga cekak, cukup buat makan doank. Tapi selama ada niat yang lebih baik <strong>&#8216;Pasti Bisa&#8217; !!!</strong></p>
<p>Dulu saya seperti teman-teman, penginnya kerja, kerja dan kerja. Nah, dilain sisi saya sering sakit-sakitan, uang habis terus. Usut punya usut pulanglah ke kampung menemui <em>simbok</em> (Ibu; Bhs Jawa). Dengan pelan-pelan bertanya, <em>&#8220;Mbok, nopo sing jenengan jaluk ben sampeyan seneng terus ?&#8221; ( Artinya: Bu, apa yang ibu inginkan (dariku) biar ibu merasa senang dan tenang?)</em></p>
<p>Simbokku cuma sedikit berbicara dan meminta untuk dibangunkan rumah yang besar.</p>
<p>Tanpa basa-basi, saya akan turuti semuanya. Begitu balik ke perantauan, saya berfikir seribu kali bahwa tidak mungkin hanya mengandalkan kerja saja. Buat hidup saja pas-pasan, gimana mau membantu membangunkan rumah yang besar. Harus ada sampingan dengan jualan. Nah, dari sini mindset Entrepreneur saya terbentuk. Jadi, menjadi entrepreneur-pun tidak karena bakat atau karena keturunan.</p>
<p><strong>Kenapa waktu itu harus jualan ?</strong></p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 199px"><a href="http://www.facebook.com/ohnohyram"><img class=" " title="Juragan Martabak Alit 7 Jaman sedang in action" src="https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/403131_2733476814912_1197042269_32274382_1893221462_n.jpg" alt="Juragan Martabak Alit 7 Jaman sedang in action" width="189" height="223" /></a><p class="wp-caption-text">Juragan Martabak Alit 7 Jaman sedang in action</p></div>
<p>Background saya orang yang serba CUKUP sebenarnya, serba cukup kekurangan. Dari kecil ayah sudah meninggal, rumah tidak punya, sawah tidak punya dan akhirnya lama tinggal di Panti Asuhan. Jadi sekitar 60% kehidupan sampai sekarang habis di Asrama yatim.</p>
<p>Enak ya &#8230; ?<br />
Itulah mengapa saya menempelkan photo adik-adik panti asuhan di cover <a href="http://facebook.com" target="_blank">facebook</a>. Karena saya ingin menyemangati mereka juga, bahwa kita punya HAK sama dengan yang lain. Maap, bukan pamer ya &#8230;.<br />
Bolehlah teman-temans bilang saya belagu, songong, sombong atau apalah, yang pasti niat saya agar teman-teman sedikitnya termotivasi, maaf saya bukan motivator lho . Mungkin teman-teman, lebih beruntung dari saya. Dan seharusnya juga lebih hebat donk &#8230;<br />
Jujur, saya tidak pernah niat untuk merendahkan pekerja. Saya merasa iba saja, kalau kurang banyak gajinya, mending buka usaha sendiri. Saran saya, jangan keluar dari kerja dulu. Manfaatkan sertifikat &#8216;Karyawan Tetap&#8221;nya buat cari modal usaha !<br />
Banyak sih, teman-teman lain yang lebih sukses dan kaya raya. Tapi jarang sekali mau berbagi, mungkin karena bingung cara menyampaikannya. <strong><em>Saya lebih senang berbagi di facebook dan twiiter.</em></strong></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://kampungwirausaha.com/"><img class=" " title="&quot;Martabak Alit, salah satu usaha saya......&quot;, kata Maryono" src="https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/313519_2331087875440_1197042269_32104346_948619904_n.jpg" alt="&quot;Martabak Alit, salah satu usaha saya......&quot;, kata Maryono" width="300" height="279" /></a><p class="wp-caption-text">&quot;Martabak Alit, salah satu usaha saya......&quot;, kata Maryono</p></div>
<p>Alhamdulillah, sejak awal tahun 2011 saya mempunyai beberapa bisnis yang sudah berjalan. <strong>Pandawa Production</strong> adalah bisnis pertama tanpa modal saya yang bergerak dalam <strong>event organizer</strong>. Kedua, <strong>Activa Computama</strong> yang bergerak di bidang IT ( jual beli dan service computer ) dan terakhir yang sedang naik daun dengan kemitraannya adalah <strong><a title="martabak alit" href="http://martabakalit.com/" target="_blank">Martabak Alit 7 Jaman</a></strong>. Semua tanpa modal sendiri.</p>
<p>Temans, hidup cuma sekali.</p>
<p>Jika tidak ada KEBERHASILAN yang bisa diraih, terus apa yang akan kita BANGGAKAN dan kita PERSEMBAHKAN untuk keluarga, umat dan masa depan kita. Maka DOA, OPTIMIS, IKHTIAR tekun dan TAWAKAL adalah modal utama untuk sukses. Selamat berjuang temans !Let’s DO IT …</p>
<p>Maryono, ST<br />
Fb: <a title="FB Maryono" href="http://www.facebook.com/ohnohyram" target="_blank">Maryono Ohnohyram</a><br />
Twitter: @kakmaryono<br />
blog: <a title="Blog Maryono" href="http://masterpieceofmaryono.org/" target="_blank">masterpieceofmaryono.org</a><br />
<a title="Martabak Alit" href="http://martabakalit.com/" target="_blank"> yangpunya@martabakalit.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.semuasaudara.com/jadi-entrepreneur-bukan-karena-bakat-dan-keturunan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

