Emas diperdagangkan US$1.038,70 di pasar Asia

Emas diperdagangkan US$1.038,70 di pasar Asia

SINGAPURA (Bloomberg): Emas diperdagangkan mendekati rekor di pasar Asia setelah aksi beli investor untuk keperluan lindung nilai atas melemahnya dolar AS dan naiknya laju inflasi.

Logam mulia, yang biasanya bergerak berlawanan dengan dolar AS, naik ke posisi tertinggi sepanjang masa kemarin setelah Australia di luar perkiraan menaikkan suku bunga acuan yang menghantam dolar AS. Harga emas sudah naik 18% tahun ini seiring dengan lonjakan belanja pemerintah untuk mengatasi deraan resesi ekonomi.

Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada US$1.038,70 per ounce pada 10:38 a.m. di Singapura, turun dari posisi rekor US$1.043,78 kemarin. Logam ini anjlok US$4,83 atau 0,5%.

Mantan Gubernur Federal Reserve Alan Greenspan menilai kenaikan harga emas memberi sinyal bahwa investor tengah memborong logam mulia untuk lindung nilai atas penurunan nilai mata uang. Dia menambahkan kenaikan harga emas dan komoditas lainnya sebagai indikasi tahapan sangat awal dari peralihan mata uang kertas,” katanya bulan lalu.

“Emas kebalikan dari pergerakan dolar AS,” kata Mark Pervan, head of commodity research ANZ Banking Group Ltd, dalam catatannya hari ini.

Dolar AS diperdagangkan pada US$1,4687 per euro di Tokyo, melemah dari US$1,4722 di New York kemarin.(yn)



Leave a Reply

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.