Bulan Agustus 2008 Nilai uang Rupiah masih Rp 9.200/1 USD, saat ini nilai rupiah sudah diangka Rp 11.000/1 USD bahkan bulan Feb 2009 sempat diangka Rp 12.200/1 USD. Duh sungguh menyedihkan rupiah kita…hanya dalam waktu 6 bulan kita kehilangan daya beli hampir 30%. Kasian nasib tabungan kita yang cuma berbunga 8%-10%/tahun itupun belum dipotong pajak…
Seorang pedagang emas (pemilik toko emas) di Jakarta bercerita, ia mempunyai langganan seorang pembantu rumah tangga (PRT). Setiap bulan, dengan diantar oleh majikannya, ia datang ke toko emas tersebut untuk membeli 2.5 gram atau 5 gram emas batangan. Setiap bulan secara rutin selalu ia lakukan seperti itu, gaji sebagai PRT ia sisihkan sebagian besar untuk membeli emas. Berkat keuletannya dalam menabung emas, ia berhasil mengumpulkan emas hingga mencapai 200 gram.
Ketika krisis moneter 1998, emas yang ia tabung bertahun-tahun kemudian di jual. Harga emas per-gram saat ia jual mencapai Rp 200.000/gram, padahal waktu ia menabung emas harga beli saat itu tidak sampai Rp 50.000/gram (harga emas tahun 1996 Rp 25.000/gram). Uang hasil penjualan emas tersebut ia belikan sawah yang cukup luas di desanya. Mulai saat itulah ia berhenti menjadi pembantu rumah tangga dan memulai hidup dari pertanian. Emas bisa merubah nasib seseorang…
Menabung emas bisa menjaga nilai asset Anda karena emas mempunyai sifat Zero Inflation. Jika Anda mempunyai tujuan finansial untuk membayar DP rumah Rp 20jt, kemudian setiap bulan Anda sisihkan Rp 1jt/bulan dengan harapan 20 bulan yang akan datang Anda bisa membayar DP rumah impian Anda. Hati-hati, kenapa? karena mungkin saja itu hanya jadi benar-benar cuma impian… DP anda tidak akan cukup, karena Rumah Impian Anda harganya sudah jauh melambung sehingga DP yang diperlukan lebih besar lagi nilainya. Anda terpaksa harus mengalah untuk membeli rumah yang lebih kecil atau lokasi yang lebih jauh. Simpanlah tabungan anda dengan membeli Emas, Insya Alloh rumah impian Anda itu akan terwujud…
Bagaimana dengan Anda…?
Terima kasih saudaraku…
[Reply]
Benar juga kata2 org tua dulu, kadang kita pingin pertumbuhan cepet tp lupa nilai inflasi.
Cepet nabung emas daripada duit
[Reply]
Terimah kasih sarannya kang rully, aku sangat setuju sekali…, Uang termakan inflasi…, pasti akan aku laksanakan… salam sukses.
[Reply]
Broer Reply:
April 2nd, 2009 at 08:32
yup…bagilah portfolio investasi anda…jgn semua ke emas juga… jgn semua ke property… dibagi aja 50%-50% ato 60%-40%
[Reply]
Mas Broer, edukasi yang paling memungkinkan bagi masyarakat tentang emas,adalah dengan menginventaris pengalaman2 mereka yang pernah berinteraksi dengan emas.sehingga informasi tentang emas semakin mudah diterima masyarakat.
saya tunggu buku nya.
dikami,Pegadaian,banyak sekali cerita-cerita yang menggugah tentang emas dari nasabah-nasabah kami.ini bisa kita olah dan inventarisir.
tq.
ayo menabung emas!
udibasuki
dunaiemas.blogspot.
[Reply]
Broer Reply:
April 18th, 2009 at 14:48
Menyenangkan sekali pak Udi, akalu ada sharing2 tentang itu boleh kirim saja ke broer@semuasaudara.com saya juga akan cari. Ide yang sangat menarik.
[Reply]